Psikodiagnostik kelas B
Test Individu dan Populasi Khusus
Tes tersebut dipergunakan pada lingkup orang-orang yang tidak bisa di uji dengan menggunakan tes yang pada umumnya.
Pada awal pembuatannya, alat tes tersebut haruslah memiliki kesesuaian norma dengan konflik di tiap tahapan perkembangan manusia sehingga menghasilkan alat tes yang valid dan tidak semua alat tes diperuntukkan secara global pada semua orang, tetapi disesuaikan dengan kondisi individu atau kelompok yang hendak di tes.
Misalnya dipergunakan untuk individu yang menyandang disfungsi pada indranya
•Tuna Netra -> alat tes yang memang sengaja dirancang untuk penyandang tuna netra, seperti College Board Scholastic Assessment Test(SAT) yang tersedia dalam format huruf braille.
•Di antara contoh-contoh paling awal tentang tes intelegensi umum yang telah diadaptasi untuk para tuna netra adalah tes Binet (Anastasi & Urbina, 2007).
Beberapa tes-tes yang berusaha dikembangkan untuk tunanetra, diantaranya :
1. Perkins-Binet Tests of Intelligence for the Blind à di mana instrumennya distandarkan dan memiliki bentuk-bentuk terpisah untuk anak-anak yang masih mampu melihat meski sedikit dan anak yang benar-benar buta.
2. Blind Learning Aptitude Test (BLAT) à tes individual yang memasukkan soal-soal yang diadaptasi dari tes-tes lainnya, misalnya Raven’s Progressive Matrices.
3. Intelligence Test for Visually Impaired Children (ITVIC).
Terbagi 4 kategori utama bisa dikenal dari sudut pandang :
1. tes – tes untuk tingkat bayi dan tingkat prasekolah
2. tes – tes yang digunakan untuk orang – orang yang terbelakang mental
3. tes – tes untuk orang dengan aneka ragam kekurangan indrawi dan motorik
4. tes – tes yang dirancang untuk digunakan melintasi berbagai kultur atau subkultur
Definisi Tes Minat :
–Untuk mengetahui minat seseorang digunakan instrument yang harus tidak mengungkap aspek kognitif yang biasanya disebut dengan kemampuan.
–Studi tentang minat mendapat dorongan terkuat dari penaksiran pendidikan dan karir.
Minat sangat penting untuk menunjang prestasi seseorang dalam pendidikan dan pekerjaan, selain juga penting untuk melangsungkan hubungan antara manusia.
Sebagian besar inventori minat di rancang untuk menafsir minat individu dalam berbagai bidang pekerjaan. Jumlah inventori juga memberikan analasisis minat dalam kurikulum pendidikan atau bidang studi yang pada gilirannya terkait dengan keputusan karir.




